Hingga pada suatu saat momen yang sangat singkat mengubah hidup Damar untuk selama-lamanya. Merontokkan tembok kukuh pertahanan terakhirnya dalam mengejar cita-cita. Rintik gerimis dan hawa dingin di waktu istirahat, membuatnya malas untuk keluar kelas. Berdirilah Ia di balik jendela kelas yang menghadap lapangan basket. Matanya terpaku pada sesosok gadis yang berlari-lari kecil ke arahnya meng…