Saat aku menyanyi, entah kenapa jiwa ini terasa bergetar dan tiba – tiba saja air mataku perlahan keluar, menetes membasahi pipi. “Pa, kenapa Papa nangis?” anakku memperhatikanku. Cepat-cepat aku menghapus air mataku, lalu tersenyum. “Nggak apa-apa Nak, Papa cuma teringat akan suatu hal yang dulu pernah Papa alami. Lagu ini mengingatkan Papa pada Om Yeremia, kembaran Papa yang telah rel…